Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konfigurasi File Server Samba Debian 9

Halo selamat datang kembali pada Web Awonapa Jr. Pada kesempatan ini kita akan sharing mengenai Seri Tutorial Linux Debian, Yaitu membahas Konfigurasi File Server Samba di Debian 9.  

Konfigurasi File Server Samba Debian 9

Install dan Konfigurasi File Server Samba Debian 9

Daftar Isi

1. Pengertian File Server dan Samba Server

Penjelasan File Server

File Server merupakan server yang melayani proses untuk bertukar file melalui jaringan. File Server juga bisa disebut komputer yang memberikan layanan berupa lokasi disk yang berisi file-file seperti gambar, video, dokumen dan file lainya. 

File Server juga bisa disebut dengan penyimpanan bersama karena biasanya diakses oleh banyak user atau client.

Penjelasan Samba Server

Samba Server merupakan layanan sharing files, yang biasa tersedia pada server seperti linux. Linux disini kita gunakan yaitu Debian Server 9.

Samba Server juga dapat memiliki beberapa akun client didalamnya.

2. Instalasi Linux Debian

Sebelum teman-teman melakukan konfigurasi File Server Samba pastikan teman-teman sudah melakukan instalasi Linux Debian menggunakan Virtualbox ataupun metode lainya, untuk tutorial instalasi linux Debian bisa teman-teman lihat pada artikel dibawah ini

Cara Membuat Virtual Machine di VirtualBox 
Cara Install Linux Debian 9

3. Konfigurasi IP Address

1. Konfigurasi Adapter di VirtualBox Debian 9

Sebelum melakukan konfigurasi, pastikan kita sudah Menginstall Linux Debian 9 dan berikut ini cara untuk Konfigurasi Adapter Virtual Debian 9.

Tujuannya adalah agar Host dan Guest dapat saling terhubung dengan menggunakan interface Host Only Adapter

Silahkan teman-teman ubah, dari NAT menjadi HOST ONLY ADAPTER, jika belum jelas silahkan ikuti gambar dibawah ini :

Konfigurasi Network Debian 9

NAT to Host Only VirtualBox

Host Only VirtualBox

2. Jalankan Mesin Virtual Debian 9

Setelah mengatur Adapter network nya, berikutnya jalankan mesin virtual teman-teman sekalian, seperti gambar dibawah ini :

 Menjalankan Mesin Virtual Debian 9

3. Proses Konfigurasi IP Address Debian 9

  • Silahkan teman-teman login menggunakan root / super user.
  • Lakukan Instalasi NET-TOOLS dengan perintah berikut ini
    apt-get install net-tools
    Sebelum itu silahkan masukkan DVD Debian 9 yang binary 1 untuk keperluan install

    Add Dvd debian 1

    Jika sudah, baru jalankan perintah apt-get install net-tools, seperti pada gambar jika selesai maka ketik ifconfig

    Proses Install Net-Tools

  • Berikutnya, kita akan menambah interface baru, yaitu enp0s3.
    Kenapa bukan eth0? karena eth0 sudah di rename menjadi enp0s3

    Cek eth0
     
  • Jika sudah, berikutnya ketik
    nano /etc/network/interfaces
    perintah ini digunakan untuk masuk kedalam file konfigurasi IP Address nya, dan ketikan seperti gambar berikut ini :

    Konfigurasi IP Address debian 9

    berikutnya, silahkan teman-teman save dengan cara CTRL+X lalu Y dan ENTER.
     
  • Untuk melakukan Restart Konfigurasi pada Linux debian dapat menggunakan perintah berikut ini:
    /etc/init.d/networking restart
    atau bisa mengikuti gambar dibawah ini :

    Restart Konfigurasi IP Address

  • Kemudian, kita akan mengecek apakah Konfigurasi sudah berhasil di terapkan pada Linux Debian, untuk mengecek nya dapat menggunakan perintah :
    ifconfig 
    ifconfig ip address

    Pastikan konfigurasi teman-teman sudah berhasil ya.

Jika Tidak ingin melakukan konfigurasi IP Address Manual pada Laptop? Teman-teman dapat melakukan Konfigurasi DHCP Server Debian 9

4. Install dan Konfigurasi File Server Samba

Kita sudah memasuki tahap installasi File Server Samba, Sebelumnya kita sudah melakukan persiapan diantaranya melakukan konfigurasi Adapter, Install Linux Debian, Konfigurasi IP Address dan lainya.

Pastikan Host dan Guest sudah terhubung, dan bisa saling tes koneksi dengan cara ping ke IP Server.

1. Jika sudah kita akan melakukan perintah install Samba Server dengan cara 

apt-get install samba 

Install Samba Server

di dalam perintah dari linux debian, kita diminta untuk memasukkan ISO Debian Binary 1, silahkan teman-teman masukkan iso dengan cara devices -> optical drives -> pilih iso debian 1. 

Jika sudah dimasukkan, klik enter. Dan silahkan tunggu untuk proses installasi nya.

Select Debian Binary 1

Jika sudah selesai melakukan instalasi, teman-teman bisa cek apakah samba server sudah berjalan dengan baik, dengan perintah 

/etc/init.d/samba status
cek samba status

2. Jika sudah selesai, berikutnya kita akan melakukan konfigurasi default pada samba server, silahkan teman-teman ikuti cara dibawah ini, dan disini kita akan membuat sebuah user, yaitu user untuk guru.

untuk konfigurasi file default samba, silahkan teman-teman ketik perintah berikut ini :

nano /etc/samba/smb.conf 
isikan paling bawah dengan konfigurasi seperti gambar, atau seperti konfig dibawah ini
[smkn1.net]
path = /home/guru
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = user

konfigurasi smb.conf

Keterangan :
  • path = adalah letak file-file yang akan dibagikan
  • browseable = yes, berarti bisa dilihat oleh publik
  • writeable = yes, berarti dapat ditulis, ditambahkan file atau folder dari client, namun jika no berarti kebalikan nya
  • guest ok = yes, berarti ijin untuk tamu atau tanpa password , jika no maka menggunakan password
  • readonly = no berarti bisa dibaca salin dll, kalau yes, hanya bisa dibaca
  • security = share, berarti tanpa password, kalau user menggunakan enkripsi user password

info : untuk [smkn1.net] bisa teman-teman ubah sesuai yang teman-teman di inginkan. biasanya itu berisi nama domain/dns yang sudah teman-teman konfigurasi

3. Berikutnya adalah, membuat user yang digunakan untuk client, mengakses file server / samba

adduser guru

silahkan ikuti cara" berikut ini, dan silahkan isi password untuk user guru

adduser guru

Jika sudah, saat nya kita mengecek apakah samba server sudah bisa diakses, dari client, menggunakan windows

5. Test File Server Samba pada Client

Untuk melakukan test nya, pastikan status samba server pada Linux Debian berjalan dengan baik ya teman-teman.

cek samba status

Jika sudah, berikutnya bisa terhubung dengan samba server, teman-teman bisa melakukan dengan masuk ke run pada windows. Dengan cara windows+r. Setelah itu ketikan 

\\ipserver atau \\192.168.10.1

cek samba server

Jika sudah, berikutnya, kita akan di minta autentikasi user dan password, sesuai dengan user guru yang tadi kita buat.


cek samba server

Berikut ini adalah isi dari folder /home/guru , isi nya seperti saat kita mengkonfigurasi ftp server. Teman-teman juga bisa membuat folder atau file pada file server berikut ini.


Finish

jika teman-teman ingin melihat nya kembali, silahkan klik link dibawah ini

Baiklah teman-teman, cukup seperti itu untuk Tutorial Linux Debian, Yaitu membahas Konfigurasi File Server Samba di Debian 9 InsyaAllah Untuk List Seri Tutorial Linux Debian ini akan di update lagi sesuai dengan artikel yang di post mengenai Tutorial Linux Debian ya. Semoga tutorial ini bermanfaat untuk kita semua.

Sekian dan Terimakasih

Tag Penelusuran
  • Tutorial Linux Debian
  • Install Debian 9
  • Install Samba Server
  • Install Samba Client
  • samba server

Posting Komentar untuk "Konfigurasi File Server Samba Debian 9"